Lake Taiping PERAK

SELAMAT DATANG


Selamat Datang Ke Laman Blog Kami....Semoga Kita Semua Gembira Dan Bersyukur Dengan Pemberian Nikmat Kehidupan Ini Oleh ALLAH S.W.T,Disamping Aktiviti Seharian Kita Dengan Tidak Melalaikan Segala PerintahNYA..... ***LUAHAN THEOSUFI*** MAKLUMAN ADALAH DIBENARKAN UNTUK MENYALIN, MENCETAK ATAU MENYEBARKAN SEBARANG TULISAN DARIPADA BLOG INI (MALAH DI ALU- ALUKAN ).. SEBARKANLAH ILMU ALLAH INI UNTUK MANFAAT SELURUH UMMAH. JIKA TERDAPAT SEBARANG PEMBETULAN BOLEHLAH MENGHUBUNGI PENULIS MELALUI E- MAIL: washiyat@gmail.com TIADA HAK CIPTA TERPELIHARA-

Khamis, 5 Julai 2012

TAKDIR DAN PERMASALAHANNYA.


Sabda beliau lagi:"Berilah pertolongan nescaya kamu mendapat pahala.Dan ALLAH memutuskan melalui lisan rasulNYA apa saja yang Dia sendiri kehendaki."

Sabda beliau lagi:"Barangsiapa yang ALLAH menghendakiNYA kebaikan untukNYA maka dijadikanNYA orang itu mengerti tentang agama."

Sabda beliau lagi:"Apabila ALLAH Taala menghendaki rahmat bagi suatu umat,maka di wafatkanNYA nabinya terlebih dahulu:dan bila ALLAH menghendaki kebinasaan suatu umat,maka diazabNYA umat itu sedang nabi mereka masih hidup."

Masih banyak hadis lain lagi tentang masyiah dan iradah ALLAH.

Soalan:
ALLAH Taala telah memberitahukan kepada kita didalam kitabNYA dan melalui lisan rasulNYA dan yang kita ketahui dari sifat2Nya Bahwa Dia mencintai orang2 yang berbuat kebajikan,orang2 yang bertakwa dan orang2 yang sabar.Dia meredhai orang2 yang beriman dan beramal soleh dan tidak menyukai orang2 kafir dan orang2 zalim,serta tidak meredhai kekafiran dan perosak terhadap para hambaNYA.Namun demikian,semua itu terjadi dengan masyi'ah dan kehendak ALLAH,kerana kalau Dia mahu maka tidak akan terjadi hal2 seperti itu(kekufuran,kerosakan dan sebagainya)kerana tidak akan ada didalam kekuasaanNYA dan kerajaanNYA ini sesuatu yang tidak Dia kehendaki.Maka bagaimanakah jawapan terhadap pertanyaan,"Bagaimana ALLAH menghendaki sesuatu yang tidak diredhai dan tidak dicintaiNYA?"
Jawapan:
Ketahuilah bahwa iradah(kehendak)ALLAH yang tersebut dalam nas2 itu mempunyai dua makna.


PERTAMA,iradah kauniyah qadariyah,iaitu kehendak ALLAH yang tidak ada kaitannya dengan mahabbah(cinta)dan redhaNYA. Kehendak ini meliputi segala hal,seperti kekufuran,keimanan,ketaatan,kemaksiatan,yang diredhai,yang dicintai,yang dibenci dan sebagainya dan tidak ada seorang pun yang dapat keluar dan melepaskan diri dari iradah ini,sebagaimana firman ALLAH yang maksudnya:"Barangsiapa yang ALLAH menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk,nescaya Dia melapangkan dadanya untuk(memeluk agama)Islam.Dan barangsiapa yang dikehendaki ALLAH kesesatannya,nescaya ALLAH menjadikan dadanya sesak lagi sempit....."(al-An'am:125)

"......Barang siapa yang ALLAH menghendaki kesesatannya, maka sekali2 kamu tidak akan dapat menolak sesuatu pun(yang datang)daripada ALLAH.Mereka itu adalah orang2 yang AlLAH tidak ingin menyucikan hati mereka...."(al-Ma'idah:41)

Dan ayat2 lainnya.


KEDUA,iradah diniyah syar'iyah,iaitu khusus apa2 yang diredhai dan dicintai oleh ALLAH dan dasar iradah inilah ALLAH memberikan segala perintah dan lapanganNYA kepada para hambaNYA.seperti firmanNYA yang bermaksud:

".....ALLAH menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu...."(al-Baqarah:185)

"ALLAH hendak menerangkan(hukum syariatNYA)kepadamu dan menunjukimu kepada jalan2 orang nyah sebelum kamu(para nabi dan solihin)dan hendak menerima taubatmu.Dan ALLAH Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."(an-Nisa':26)

Pada diri orang mukmin yang taat,terdapat iradah kauniyah dan iradah syar'iyah,sedangkan pada orang derhaka dan suka berbuat maksiat,hanya terdapat iradah kauniyah.Maka ALLAH SWT menyeru hamba2Nya secara umum kepada keredhaanNYA dan memberikan hidayah untuk memenuhi seruanNYA itu kepada orang yang dikehendaki di antara mereka,sebagaimana firmanNYAyang bermaksud:

"ALLAH menyeru(manusia)ke Darussalam(syurga)dan menunjuki orang yang dikehendaki Nya kepada jalan yang lurus(Islam)."(Yunus:25)

Kedi ALLAH SWT menyampaikan seruan secara umum dan memberikan hidayah secara khusus kepada orang yang dikehendakiNYA.

"...Sesungguhnya Tuhanmu,Dialah yang paling mengetahui siapa yang tersesat dari jalanNYA,dan Dia pulalah yang paling mengetahui siapa yang mendapat petunjuk."(an-Najm:30)

Soalan:
Apakah dalil tingkat keempat dari iman kepada takdir,iaitu tingkat penciptaan?
Jawapan:
ALLAH berfirman yang bermaksud:

"ALLAH menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu."(az-Zumar:62)

"...-Adakah Pencipta selain ALLAH yang dapat memberikan rezeki kepada kamu dari langit dan bumi?..."(Faathir:3)

"Inilah ciptaan ALLAH,maka perlihatkanlah oleh mu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sesembahan2(mu)selain ALLAH..."(lukman:11)

"ALLAHlah yang menciptakan kamu,kemudian memberint rezeki,kemudian mematikanmu,kemudian menghidupkanmu(kembali).Adakah di antara yang kamu sekutukan dengan ALLAH itu yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu?...."(ar-Rum:40)

"Padahal ALLAHlah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu."(ash-Shaffat:96)

"Dan jiwa serta penyempurnaannya(ciptaannya),Maka ALLAH mengilhamkan kepada jiwa itu(jalan)kefasikan dan ketakwaannya."(ash-Syams:7-8)href="http://akal-renungan.blogspot.com/p/takdir-dan-permasalahannya-6.html"target=”_
blank”>.........sambungan

Tiada ulasan:

Catat Ulasan